SEMARANG SUARABARU.ID) – Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) ke 9 tahun 2026 digelar di Kampus 2 Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Gunungpati Kota Semarang, Minggu (1/2/2026).

FASI ke-9 yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Alquran (Badko LPQ) Kota Semarang ini diikuti oleh 741 santri se Kota Semarang.

Ketua Badko LPQ Kota semarang, Dr Bahrul Fawaid menyebut, FASI diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota, provinsi hingga nasional.


Ketua Badko LPQ Kota semarang, Dr Bahrul Fawaid dalam pembukaan FASI ke-9. Foto: Ning S (SUARABARU.ID)

Dalam pelaksanaannya FASI dibagi 3 tingkatan, pertama tingkat TKQ yakni usia 4-6 tahun, tingkat TPQ dari usia 7-12 tahun, dan TQA mulai 12 tahun ke atas.

Menurut Bahrul, setelah tingkat kota nantinya FASI akan berlanjut tingkat Provinsi Jawa Tengah yang direncanakan digelar di Donohudan pada pertengahan tahun, kemudian berlanjut ke tingkat nasional.

Bahrul mengatakan, tujuan FASI ini sejalan dengan visi Badko LPQ, membentuk generasi Qur’ani yang kokoh dalam akidah, rajin beribadah, berakhlakul karimah, serta memiliki kecintaan terhadap NKRI.

“Untuk menjaga kualitas dan meningkatkan jaringan, silaturahmi agar semakin positif dalam kualitas pendidikan,” ujarnya.

Diharapkan, nantinya akan lahir santri-santri yang mempunyai kompetensi bagus, bukan hanya sekedar pandai membaca Alquran tetapi memiliki mental mental juara.

Sementara itu untuk lomba yang dipertandingkan dalam FASI ke-9 ini antara lain, tartil, tilawah, ceramah, mewarnai, menggambar, kaligrafi, Cerdas Cermat Qur’an (CCQ), nasyid, syarhil Qur’an, ikrar, hingga puitisasi Alquran

Rektor Unwahas, Prof Dr. H. Helmy Purwanto menyampaikan, Unwahas sebagai perguruan tinggi yang mempunyai pondasi nilai-nilai islam mendukung program yang dilaksanakan Badko LPQ Kota Semarang.

“Bagaimana memunculkan generasi-generasi muda baru yang cinta terhadap Alquran melalui FASI ini,” tuturnya.

Menurut Prof Helmy, pihaknya juga telah memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang hafal Alquran untuk kuliah di Unwahas. Program tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2010, dan akan terus ditingkatkan jumlahnya.

Ning S