Perkuat Ekonomi Ustadz dan Ustadzah, Badko LPQ Semarang Salurkan Modal Rp 150 Juta
- Ditulis oleh Badko LPQ Semarang
SEMARANG, suaramerdeka.com – Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (Badko LPQ) Kota Semarang menyalurkan bantuan pinjaman modal usaha senilai total Rp 150 juta kepada 24 ustadz dan ustadzah
yang memiliki usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Penyerahan bantuan melalui program "Bahagiaku 2026" tersebut dilaksanakan di Kantor Sekretariat Badko LPQ Kota Semarang, Jalan Dewi Sartika Timur XIV, Kecamatan Gunungpati, Sabtu (31/10).
Ketua Badko LPQ Kota Semarang Bahrul Fawaid mengatakan, program tersebut menjadi upaya memperkuat kemandirian ekonomi para pendidik Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Menurutnya, program itu juga merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi ustadz dan ustadzah yang selama ini berperan dalam membimbing serta mendidik generasi muda melalui pendidikan Al-Qur’an.
Sebab, kata dia, penguatan ekonomi menjadi salah satu aspek penting agar para ustadz dan ustadzah dapat meningkatkan pendapatan melalui usaha yang telah dirintis.
"Harapannya, bantuan ini bisa meningkatkan pendapatan dan mengembangkan usaha teman-teman ustadz dan ustadzah. Jadi, tidak hanya berkhidmat dalam pendidikan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi," ujarnya.
Bahrul menjelaskan, dari 44 pendaftar yang mengikuti program tersebut, setelah melalui proses seleksi dan verifikasi, sebanyak 24 orang dinyatakan lolos sebagai penerima manfaat.
Besaran pinjaman disesuaikan dengan kebutuhan dan hasil verifikasi masing-masing usaha. Nilainya bervariasi, mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 30 juta.
Adapun jenis usaha penerima manfaat meliputi bidang kuliner, fashion, budidaya jamur, peternakan lele, dan sejumlah usaha lainnya.
Seluruh penerima mendapatkan fasilitas pinjaman modal tanpa bunga dan denda. Dana tersebut ditargetkan dapat dikembalikan dalam jangka waktu satu tahun untuk selanjutnya diputar kembali sehingga bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha lain.
Program itu terlaksana melalui kolaborasi Badko LPQ Kota Semarang dengan Baznas Kota Semarang, dengan dukungan dana infak yang dihimpun dari lingkungan pendidikan Al-Qur’an.
Kepala Pelaksana Baznas Kota Semarang Muhamad Asyhar mengapresiasi program tersebut karena sejalan dengan tujuan pemberdayaan ekonomi umat.
Menurutnya, dana infak yang dihimpun tidak hanya diarahkan untuk mendukung kebutuhan pendidikan Al-Qur’an, tetapi juga dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan para ustadz dan ustadzah.
Asyhar mengatakan Badko LPQ Semarang menjadi Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) dari Baznas Kota Semarang.
Ia menjelaskan, dalam skema pengelolaan dana Baznas, terdapat alokasi 70 persen dana yang dikembalikan untuk mendukung program-program di lingkungan lembaga yang bersangkutan.
Asyhar berharap, bantuan modal tersebut tidak sekadar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan usaha sesaat, tetapi benar-benar menjadi modal produktif yang mampu meningkatkan skala bisnis penerima manfaat.
"Jangan sampai bantuan ini hanya digunakan untuk menutup kebutuhan sesaat. Harus ada perkembangan. Misalnya, sebelumnya memiliki modal Rp 10 juta, ke depan bisa meningkat menjadi Rp 15 juta atau Rp 20 juta," pesannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dalam mengelola keuangan.
Salah satu persoalan yang kerap dihadapi pelaku UMKM adalah belum adanya pemisahan antara uang usaha dan keuangan pribadi.
Karena itu, penerima bantuan diminta mulai membangun pembukuan sederhana, menghitung biaya produksi, transportasi, keuntungan, hingga perputaran modal secara terperinci.
Selain dukungan permodalan, Baznas juga membuka peluang penguatan kapasitas penerima manfaat melalui pelatihan,
Masukan dari para penerima akan menjadi bahan penyusunan program pemberdayaan pada 2027.
Asyhar berharap, melalui pendampingan dan pengelolaan usaha yang disiplin, para ustadz dan ustadzah tidak hanya mampu mempertahankan usaha, tetapi juga mengembangkannya secara berkelanjutan.
"Selain ikhtiar mengembangkan usaha, jangan lupa menjaga kejujuran dalam berdagang dan memperkuat ikhtiar spiritual. Semoga usaha panjenengan semua semakin lancar dan berkembang," tuturnya.***
Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group dan sudah tayang dengan judul "Perkuat Ekonomi Ustadz dan Ustadzah, Badko LPQ Semarang Salurkan Modal Rp 150 Juta"
Baca selengkapnya di: https://www.suaramerdeka.com/semarang-raya/0417839421/perkuat-ekonomi-ustadz-dan-ustadzah-badko-lpq-semarang-salurkan-modal-rp-150-juta


