Semarang Siap Gelar MTQ Nasional 2026, Guru LPQ Diajak Sukseskan Ajang Bergengsi Nasional
- Ditulis oleh Badko LPQ Semarang
SEMARANG, suaramerdeka.com – MTQ Nasional 2026 di Semarang mulai menjadi perhatian. Pemerintah Kota Semarang mengajak guru LPQ ikut menyukseskan acara
nasional tersebut.
Ajakan menyukseskan MTQ Nasional 2026 disampaikan Kabag Kesra Kota Semarang, Elly Asmara. Kegiatan ini dinilai penting bagi kemajuan pendidikan Al-Qur'an di Kota Semarang.
Seminar Badko LPQ Kota Semarang menjadi momentum persiapan MTQ Nasional 2026. Acara tersebut diikuti ratusan guru dan pengelola LPQ secara luring maupun daring.
Dalam kegiatan itu, Elly menjelaskan dukungan pemerintah terhadap LPQ. Bantuan diberikan melalui program pembinaan dan fasilitas pendidikan keagamaan.
Pemerintah juga menyalurkan bantuan sarana dan prasarana. Dukungan hibah keagamaan terus diberikan kepada lembaga yang memenuhi syarat.
Menurut Elly, pembangunan pendidikan keagamaan menjadi perhatian pemerintah. LPQ memiliki peran penting membentuk karakter generasi muda.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama. Semarang terus memperkuat citra sebagai kota yang menjunjung toleransi.
“Pemerintah Kota Semarang memberikan perhatian kepada seluruh umat beragama,” ujarnya.
“Semangat toleransi terus kami jaga agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas keagamaan dengan aman, nyaman, dan harmonis,” lanjut Elly.
Selain itu, pemerintah memberikan perhatian kepada tenaga pendidik keagamaan. Guru RA dan LPQ dinilai berperan besar dalam pendidikan karakter.
Elly mengajak seluruh pengelola LPQ mendukung pelaksanaan MTQ Nasional XXXI. Kota Semarang dipercaya menjadi tuan rumah ajang bergengsi tersebut.
Menurutnya, ribuan peserta dari seluruh Indonesia akan hadir. Kehadiran mereka diperkirakan berlangsung pada September 2026.
Pembukaan MTQ Nasional 2026 dijadwalkan berlangsung di Simpang Lima Semarang. Acara pembukaan akan digelar pada 12 September 2026.
Sementara penutupan direncanakan berlangsung pada 19 September 2026. Berbagai perlombaan akan tersebar di sejumlah lokasi.
Masjid Raya Baiturrahman menjadi salah satu venue utama. Selain itu, beberapa fasilitas pemerintah juga digunakan.
MAJT, Balai Bahasa Jawa Tengah, dan BPSDMD ikut disiapkan. Lokasi tersebut akan menjadi pusat berbagai cabang lomba.
Elly memperkirakan sekitar 11 ribu tamu akan datang ke Semarang. Mereka terdiri dari peserta, pendamping, dan tamu undangan.
“Diperkirakan sekitar 11 ribu peserta, pendamping, dan tamu dari seluruh Indonesia akan hadir di Kota Semarang,” katanya.
Ia menilai MTQ Nasional membawa dampak ekonomi positif. Sektor UMKM, wisata, dan kuliner diprediksi ikut berkembang.
Elly berharap masyarakat menjadi tuan rumah yang baik. Keramahan warga dapat memberikan kesan positif bagi para tamu.
Ia juga mendorong guru LPQ meningkatkan kualitas pembinaan santri. Langkah itu penting untuk mencetak generasi Qur'ani berprestasi.
“Anak-anak yang saat ini dididik oleh bapak dan ibu guru LPQ adalah generasi penerus yang nantinya bisa menjadi peserta dan juara MTQ,” tegasnya.
Menurut Elly, pembinaan Al-Qur'an harus terus diperkuat. Santri LPQ berpotensi mengharumkan nama Kota Semarang di berbagai ajang.
Pemerintah berharap sinergi dengan LPQ semakin kuat. Kolaborasi tersebut menjadi modal menyukseskan MTQ Nasional 2026 di Semarang.
Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group dan sudah tayang dengan judul "Semarang Siap Gelar MTQ Nasional 2026, Guru LPQ Diajak Sukseskan Ajang Bergengsi Nasional"
Baca selengkapnya di: https://www.suaramerdeka.com/semarang-raya/0417269009/semarang-siap-gelar-mtq-nasional-2026-guru-lpq-diajak-sukseskan-ajang-bergengsi-nasional


