1.577 Santri Ikuti Ujian Bersama Badko LPQ Kota Semarang, Perkuat Standar Pendidikan Al-Quran
- Ditulis oleh Badko LPQ Semarang
SEMARANG, suaramerdeka.com – Sebanyak 1.577 santri dari Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) dan Ta'limul Qur'an Lil Aulad (TQA) mengikuti Ujian Bersama Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (Badko LPQ) Kota Semarang
di SMA Islam Al Azhar 14 Semarang, Minggu (19/7/2026).
Kegiatan yang memasuki penyelenggaraan ke-17 itu, menjadi upaya menjaga mutu sekaligus menyamakan standar kompetensi lulusan lembaga pendidikan Al-Qur'an di Kota Semarang.
Ribuan peserta tersebut berasal dari berbagai LPQ se-Kota Semarang. Sebanyak 713 santri mengikuti ujian secara daring, sedangkan 864 santri mengikuti ujian secara luring.
Materi yang diujikan meliputi baca tartil Al-Quran, praktik wudhu dan tayamum, praktik salat, hafalan surat-surat pendek, doa harian, serta Dinul Islam.
Seluruh materi tersebut menjadi tolok ukur kemampuan dasar santri setelah menempuh pendidikan di TPQ maupun TQA.
Ketua Badko LPQ Kota Semarang Bahrul Fawaid mengatakan, tujuan utama ujian bersama adalah menjaga kualitas pendidikan Al-Qur'an sekaligus memastikan seluruh santri memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar Badko LPQ.
Menurutnya, ke depan pelaksanaan ujian bersama akan terus dikembangkan, baik dari sisi kualitas materi maupun sistem pelaksanaan. Badko LPQ juga akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kota, serta berbagai pemangku kepentingan.
Sehingga harapannya, pendidikan Al-Qur'an semakin berkontribusi dalam membentuk generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur'an dengan baik, tetapi juga berkarakter, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Ketua Badko LPQ Provinsi Jawa Tengah KH Nur Fauzan Ahmad saat meninjau kegiatan, mengatakan, ujian bersama menjadi instrumen penting untuk menyamakan standar kualitas lulusan LPQ.
Menurutnya, Kota Semarang menjadi salah satu daerah yang konsisten menerapkan sistem evaluasi tersebut sehingga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
"Kami menyambut gembira adanya ujian bersama ini karena menghasilkan lulusan yang memiliki standar kompetensi yang jelas. Semarang telah menunjukkan praktik yang baik dan harapannya dapat ditularkan ke daerah lain," ujarnya.
Ia menjelaskan, TPQ merupakan pendidikan pelengkap (komplemen) yang memiliki tantangan tersendiri karena waktu belajar yang terbatas.
Karena itu, diperlukan sistem evaluasi yang mampu memastikan santri benar-benar menguasai kemampuan membaca Al-Qur'an sekaligus memiliki karakter islami.
Nur Fauzan juga menilai meningkatnya minat masyarakat menyekolahkan anak di sekolah berbasis agama menunjukkan kesadaran orang tua terhadap pentingnya pendidikan keagamaan. Menurutnya, pendidikan Al-Qur'an harus terus diperkuat melalui sinergi antara sekolah, keluarga, dan LPQ.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang Ali Sofyan mengapresiasi penyelenggaraan ujian bersama Badko LPQ Kota Semarang.
Menurutnya, sertifikat kelulusan LPQ kini semakin memiliki nilai karena menjadi salah satu komponen penilaian dalam jalur prestasi pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang sekolah menengah tingkat pertama.
"Ini menjadi penyemangat bagi orang tua maupun anak-anak untuk semakin serius mengikuti pendidikan Al-Quran. Sertifikat LPQ terbukti memberikan nilai tambah dalam jalur prestasi," katanya.
Ali mengatakan, saat ini banyak orang tua, terutama dari kalangan menengah ke atas, memilih menyekolahkan anak di sekolah berbasis agama karena dinilai memberikan porsi pendidikan karakter dan keagamaan yang lebih besar dibanding sekolah umum.
Karena itu, ia berharap kolaborasi antara Dinas Pendidikan dengan Badko LPQ semakin diperkuat agar pendidikan Al-Quran juga dapat mewarnai sekolah-sekolah negeri.
Salah satu gagasan yang disampaikan adalah menghadirkan program tahfiz di sekolah melalui kerja sama dengan LPQ yang memiliki kompetensi mengajar Al-Quran.
Selain kemampuan membaca Al-Qur'an, pendidikan karakter seperti adab kepada orang tua, guru, teman, budaya salat berjamaah, hingga pembiasaan akhlak mulia juga diharapkan menjadi bagian yang diperkuat dalam kurikulum pendidikan Al-Quran.***
Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group dan sudah tayang dengan judul "1.577 Santri Ikuti Ujian Bersama Badko LPQ Kota Semarang, Perkuat Standar Pendidikan Al-Quran"
Baca selengkapnya di: https://www.suaramerdeka.com/pendidikan/0417393291/1577-santri-ikuti-ujian-bersama-badko-lpq-kota-semarang-perkuat-standar-pendidikan-al-quran


