SEMARANG, suaramerdeka.com — Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Alquran Kota Semarang menyerahkan infaq sebesar Rp 205 juta

kepada Badan Amil Zakat Nasional, di Kantor Baznas Kota Semarang, Jalan Abdurrahman Saleh Kalipancur, Senin (27/4/2026).

Ketua Badko LPQ Kota Semarang, Bahrul Fawaid, menjelaskan dana tersebut merupakan hasil penghimpunan infaq dari para santri, ustadz, serta wali santri selama Ramadan 1447 Hijriah.

Program tersebut, kata dia, merupakan agenda tahunan yang secara konsisten dijalankan sebagai bentuk komitmen lembagan yang tidak hanya di bidang pendidikan Alquran, tetapi juga dalam aspek sosial kemasyarakatan.

“Setiap tahun kami menggalang infaq dari seluruh elemen LPQ, mulai dari asatidz, santri, hingga wali santri. Dana yang terkumpul kemudian kami salurkan melalui Baznas agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya warga Kota Semarang,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan Baznas dinilai efektif dalam memastikan penyaluran dana tepat sasaran sekaligus memberikan dampak kebermanfaatan dan keberkahan bagi para penerima.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Baznas Kota Semarang, Muhammad Asyhar, mengapresiasi capaian penghimpunan infaq yang dilakukan UPZ Badko LPQ.

Menurutnya, jumlah Rp 205 juta pada tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp 170 juta.

“Ini menunjukkan semangat berbagi dari para santri dan asatidz sangat tinggi. Insyaallah sekitar 70 persen dana akan kami kembalikan kepada UPZ Badko LPQ untuk pendistribusiannya,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Asyhar menuturkan, dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk program pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi para asatidz, agar memiliki usaha mandiri.

Dengan demikian, mereka tidak hanya bergantung pada bantuan atau honorarium, tetapi mampu meningkatkan kemandirian ekonomi.

“Harapannya ke depan para asatidz tidak lagi menjadi mustahik, melainkan bisa bertransformasi menjadi munfiq bahkan muzakki,” tandasnya.***